Minggu, 08 April 2018

MAKALAH KARANGAN



MAKALAH
KARANGAN
DOSEN PENGAMPU : MUHAMMAD RIJALUL AKBAR, MP.d


DI SUSUN OLEH KELOMPOK I
ATAS NAMA :
                                                                     1.ROSMALA DEWI
                                                                     2.DESTIANA RAMADHANTI
                                                                     3.MUHAMMAD ISMAN
                                                                     4.AMINAH

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH 
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
(STKIP) TAMAN SISWA BIMA
TAHUN AKADEMIK 2017/2018




DAFTA ISI

HALAMAN JUDUL……………………………………………………………  1

DAFTAR ISI.......................................................................................................... 2     
BAB II PEMBAHASAN...................................................................................... 3        
A.Pengertian Karangan…………………............ ………………………………..3
B.jenis Karangan………………………................................................................3
1.karangan Berdasarkan Bentuknya…………………………………………...….3
2.Karangan Berdasarkan Penyajiannya…………………………………………...4
3.Karangan Berdasarkan Masalah………………………………………………...4
C.Langkah-langkah Mengarang…………………………………………………..5
BAB III PENUTUP…………………………………………………………….....8
A.Kesimpulan................................ ………………………………………………..8
DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................... ..9














BAB II
PEMBAHASAN

A.     Pengertian Karangan
Karangan adalah sebuah karya tulis yang mengungkapkan fikiran atau gagasan pengarang dalam satu kesatuan tema yang utuh. Karangan merupakan rangkaian dari hasil fikiran atau ungkapan perasaan yang di tuangkan dalam bentuk tulisan
Karangan terdiri dari beberapa paragraph yang saling berhubungan satu sama lain. Tiap paragraph mengandung gagasan utama dan di lengakapi dengan gagasan penjelas. Setiap paragraph dalam karangan menampilkan satu kesatuan fikiran. Karangan dibuat untuk menyampaikan idea tau gagasan tentang segala sesuatu kepada pembaca.
Setiap karangan disusun berdasarkan tema tertentu. Tema karangan adalah sesuatu yang akan disampaikan atau segala hal yang menjadi pokok masalah dalam karangan. Itu sebabnya, sebelum menulissebuah karanganpenulis lebih dulumenentukan tema karangan.
Untuk membuat karangan, kita dapat membuat sebuah kerangka karangan, yaitu rencana kerja yang memuat garis-garis besar suatukarangan. Kerangka biasanya terdiri dari judul dan poin-poin penting yang akan dibahas. Kerangka sengaja dibuat sebagai acuandalam mengembangkan karangan.

B.     Jenis-jenis Karangan
1.      Jenis Karangan Berdasarkan Bentuknya
Berdasarkan bentuknya, karangan dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu :
a.       Puisi
Puisi adalah karangan yang mengutamakan keindahanbentuk dan bunyi serta kepadatan makna. Puisi pada umumnya berbentuk monolog.
b.      Drma
Drama adalah karangan yang berbentuk dialog, dan dialog tersebut sebagai pembentuk alurnya.
c.       Prosa
Prosa adalah jenis karangan yang disusun secara bebas dan terperinci. Bentuknya merupakan pencangkokkan monolog dan dialog. Prosa terbagi menjadi dua macam, yaitu:
1.      Fiksi, adalah karangan yang disusun dalam bentuk alur yang menekankan aturan sistematika pencitraan.
2.      Nonfiksi, adalah karangan yang menekankan aturan sistematika ilmiah, dan aturan kelogisan. Contohnya : esay, laporan penelitian dan biografi.


2.Jenis Karangan Berdasarkan Cara Penyajiannya
Berdasarkan cara penyajiannya terdapat lima jenis karangan, yaitu :
a.       Karangan Narasi
Karangan Narasi adalah karangan yang menceritakan suatu peristiwa atau kejadian dengan dengan tujuan agar pembaca seolah-olah mengalami kejadian yang diceritakan itu.
b.      Karangan Deskripsi
Karangan deskripsi adalah karangan yang menggambarkan suatu objek dengan tujuan agar para pembaca seolah-olah pembaca melihat sendiri  objek yang digambarkan itu.
c.       Karangan Eksposisi
Adalah karangan yang memaparkan sejumlah pengetahuan atau informasiyang tujuannya agar pembaca mendapat informasi dan pengetahuan dengan sejelas-jelasnya. Dikemukan pula data dan fakta untuk memperjelas pemaparan.
d.      Karangan Argumentasi
Adalah karangan yang membuktikan suatu kebenaran sehingga pembaca meyakini kebenaran itu. Pembuktian memerlukan data dan fakta yang meyakinkan.
e.       Karangan Persusai
Adalah karangan yang bertujuan untukmempengaruhi pembaca. Karangan ini pun memerlukan data sebagai penunjang.


3.Jenis Karangan Berdasarkan Masalah yang Disajikan
            Berdasarkan masalah yang disajikan terdapat  lima jenis karangan yaitu :
a.       Karangan Popular
Adalah karangan yang membahas masalah sehari-hari dengan menggunakan ragam bahasa yang biasa digunakan masyarakat pada umumnya.
b.      Karangan Ilmiah
Karangan ilmiah adalah karangan yang membahas masalah-masalah yang berkaitan dengandisiplin ilmu tertentu. Ragam nahasa yang digunakan bersifat teknis dan dipahamioleh masyarakat tertentu..
c.       Karangan Ilmiah Popular
Adalah karangan yang membahas,asalah-masalah keilmuan dengan menggunakan ragam bahasa yang  dipahami masyarakat pada umumnya.
d.      Surat
Adalah karangan yang mengupas beragam persoalan dalam berbagai kepentingan.pembacanya dinyatakan secara khusus, tertentu.
e.       Karangan Sastra
Adalah karangan yang berisi ceritaan rekaan, gaya, dan citra rasa yang indah. Cerita-cerita yang dinyatakan individual.

C.     Langka-Langkah Mengarang
Penyusunan karangan dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut :
1.      Menentukan Topik, Tema, dan Tujuan Karangan.
Topic brasal dari kata  yunani  tithenai, yang berarti menempatkan. Tema dapat diartikan sebagai sesuatu perumusan dari topic yang dilandasan penyusunan karangan. Dari segi penulisan karangan, tema dan topic memiliki rumusan yang berbeda walaupun nantinya apa yang dirumuskan memiliki hak ikat yang sama.

Yang harus diperhatikan dalam merumuskan topic adalah :
a.       Menarik perhatian penulis, karena topic yang menarik perhatian penulismemungkinkan penulis berusaha dengan serius untuk menulisnya.
b.      Dikuasai oleh penulis,karena topikyang dipilih harus dikuasai sepenuhnya oleh penulis. Dengan demikian memudahkan penulis untuk melengkapai data yang didapati di lapangan.
c.       Menarik dan actual,karena karangan yang di tulis bukan hanya dibaca oleh penulis saja tetapi juga dibaca oleh orang lain.
d.      Ruang lingkupnya terbatas, karena apabila topic itu terlalu luas, pembahasannya akan dangkal sehingga membuat karangan itu tidak lagi menarik.
            Beberapa topic umum yang dapat dijadikan inspirasi dalam mengarang yaitu :
1.      Pengalaman pribadi
a.       Perjalanan
b.      Kejadian yang unik atauluar biasa
c.       Pelajaran sekolah
d.      Peristiwalucu
2.      Hobi dan Keterampilan
a.       Cara melakukan sesuatu
b.      Cara bekerjanya sesuatu
3.      Pelajaran Sekolah
a.       Hasil-hasil pelajaran atau penelitian
b.      Suka duka belajar
c.       Pelajran yang disukai
4.      Pendapat pribadi
a.       Kritik atau saran pada sekolah, lingkungan, pemerintah
b.      Kekaguman pada novel, film
5.      Peristiwa actual
a.       Kebijakan pemerintah
b.      Keadaan luar negeri
c.       Perkembangan iptek
6.      Maslah-masalah umum
a.       Agama
b.      Pendidikan
c.       Sosial dan budaya
7.      Kilasan biografi
a.       Teladan tokoh
b.      Perjuangan pahlawan
c.       Perayaan nasional
d.      Perayaan keagamaan
            Setelah menetukan topic,  langkah selanjutnya adalah merumuskan tema. Hal-hal yang harus diperthatikan dalam merumuskan tema :

a.       Kejelasan, tema hendaknyadirumuskan dengan kalimat yang jelas,  karena kejelasan tema akan menentukan  arah pengembangan karng.
b.      Kesatuan, tema yang baik adalah tema yang memiliki satu gagasan sentral.
c.       Keaslian (Orisinalitas)

Tujuan karangan masih erat kaitannya dengan tema.  Tujuan berfungsi sebagai patokan penulis dalam mengarahkan karangannya. Ada dua macam tujuan yang dapat di rumuskan , yakni tujuan umum dan tujuan khusus . tujuan umum bisa berkisar antara tiga hal, (1) membertahukan (informative), (2) mempengaruhi (persuasive), (3) menghibur (rekreatif). Sedangkan tujuan khusus merupakan spesifik dari tujuan umum sehubungan dengan  tema karangan.

Hubungan antara topic, tema, dan tujuan dapat di contohkan sebagai berikut:
1.      Topic : faedah memiliki sifat pemaaf
Tema : sifat pemaaf dapat memberikan kebahagiaan dalam pergaulan hidup.
Tujuan : a.) memberitahu pembaca bahwa sifat dendam dapat dapat menimbulkan kegelisahandan permusuhan. b.) sifat pemaaf dapat member kebahagiaan batindan kesuksesan dalam pergaulan.

2.      Merumuskan Judul Karangan
Judul yang baik harus memiliki syarat-syarat sebagai berikut:
a.       Relevan, ada hubungannya denga isi karangan
b.      Provoaktif, dapat menimbulkan hasrat ingin tahu pembaca
c.       Singkat, mudah dipahami dan diingat
d.      Menyusun kerangka karangan
e.       Mengumpulkan bahan atau data
f.       Memngembangkan kerangka karangan
























BAB III
PENUTUP


A.     Jadi, karangan adalah bentuk tulisan yang mengukapkan pikiran  dan perasaan pengarang dalam satu kesatuan tema yang utuh. Karangan secara garis besar dibedakan menjadi tiga jenis
karangan yaitu : (a) karangan berdasarkan bentuknya. (b) karangan berdasrkan cara penyajiannya. (c) karangan berdasarkan masalah yang disajikannya. Secara garis besar, karangan juga mempunyai dua langkah dalam menyusun karangan yang baik dan benar yaitu : (1) menentukan Topik, Tema,  dan Tujuan Karangan. (2)merumuskan judul karangan.




















DAFTAR PUSTAKA

 Tofa, Roi Lahai.2010.pengertian dan jenis karangan.melsibolinggmail.blogspot.co.id/2010/09/karangan.html?=1 diakses pada selasa, 28 September 2010
Edutasi,.2016.com jenis dan contoh karangan. www.edutasi.com
Diakses pada Juli, 2016






Di akses , Minggu 8 April 2018
ByRosmala Dewi

MAKALAH TARI WURA BONGI MONCA